Doa 59 Tobat dan Ampunan 3 menit membaca

Doa Ampunan untuk Kaum Beriman

Nabi Nuh berdoa untuk dirinya, kedua orang tuanya, para tamu beriman, dan seluruh kaum beriman. 71:28
Teks Arab

رَبِّ اغْفِرْ لِي، وَلِوَالِدَيَّ، وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا، وَلِلْمُؤْمِنِينَ، وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا.

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا

Teks Arab mengikuti Al-Qur'an dan dilengkapi harakat. نوح 71:28
Dengarkan doa 0:00 0:00
Suara
Transliterasi Rabbi-ghfir lī wa li-wālidayya wa li-man dakhala baytiya mu’minan wa lil-mu’minīna wal-mu’mināti wa lā tazidiẓ-ẓālimīna illā tabārā.
Terjemahan makna
Ministry of Religious Affairs (Kemenag)ID

Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kehancuran."

Makna dan keistimewaan

Bentuk doa yang mencakup permohonan ampunan bagi diri sendiri, kedua orang tua, para tamu dekat yang beriman, serta seluruh laki-laki dan perempuan beriman hingga Hari Kiamat.

Tafsir dan pelajaran

Tafsir Syekh Abdurrahman as-Sa'di

“Wahai Tuhanku, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan siapa saja yang memasuki rumahku dalam keadaan beriman.” Mereka disebutkan secara khusus karena hak mereka sangat ditekankan dan kewajiban berbuat baik kepada mereka didahulukan. Kemudian doa itu mencakup semuanya, dengan firman-Nya: “Dan ampunilah laki-laki dan perempuan yang beriman. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang zalim selain kebinasaan,” yakni kerugian, kehancuran, dan kebinasaan. Selesailah tafsir Surah Nuh, alaihis salam. Segala puji bagi Allah.

Tafsir Imam Ibnu Katsir

Kemudian Nuh berkata, “Wahai Tuhanku, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan siapa saja yang memasuki rumahku dalam keadaan beriman.” Ad-Dahhak berkata, “Maksudnya adalah masjidku.” Tidak ada halangan untuk memahami ayat ini menurut makna lahiriahnya, yaitu bahwa Nuh berdoa bagi siapa saja yang memasuki rumahnya dalam keadaan beriman.

Imam Ahmad berkata: Telah menceritakan kepada kami Abu ‘Abdurrahman, telah menceritakan kepada kami Haywah, telah mengabarkan kepada kami Salim bin Ghaylan, bahwa Al-Walid bin Qais at-Tujibi mengabarkan kepadanya bahwa ia mendengar Abu Sa‘id al-Khudri—atau dari Abu al-Haitsam, dari Abu Sa‘id—mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, “Janganlah berteman kecuali dengan orang beriman, dan janganlah memakan makananmu kecuali orang yang bertakwa.” Hadis ini juga diriwayatkan oleh Abu Dawud dan at-Tirmidzi melalui Abdullah bin al-Mubarak, dari Haywah bin Syuraih, dengan sanad tersebut.

At-Tirmidzi berkata, “Kami hanya mengetahuinya melalui jalur ini.”

Firman-Nya, “Dan ampunilah laki-laki dan perempuan yang beriman,” merupakan doa bagi seluruh laki-laki dan perempuan beriman, mencakup mereka yang masih hidup maupun yang telah meninggal. Karena itu, doa seperti ini dianjurkan, dengan meneladani Nuh, alaihis salam, serta berdasarkan riwayat-riwayat dan doa-doa yang disyariatkan.

Firman-Nya, “Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang zalim selain kebinasaan.” As-Suddi berkata, “Selain kehancuran.” Mujahid berkata, “Selain kerugian,” yakni di dunia dan akhirat. Selesailah tafsir Surah Nuh yang masyhur, alaihis salam. Segala puji dan karunia bagi Allah.

Tafsir al-Baghawi

“Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku.” Nama ayahnya adalah Lamak bin Mutawsyalakh, sedangkan nama ibunya Samha’ binti Anusy. Keduanya beriman.

“Dan siapa saja yang memasuki rumahku,” yakni tempat tinggalku, “dalam keadaan beriman.” Ad-Dahhak dan al-Kalbi berkata, “Maksudnya adalah masjidku.” Ada pula yang mengatakan, “Kapal doaku.”

“Dan laki-laki serta perempuan yang beriman.” Ini mencakup setiap orang yang beriman kepada Allah dan membenarkan para rasul.

“Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang zalim selain kebinasaan,” yakni kehancuran dan kebinasaan. Maka Allah mengabulkan doanya dan membinasakan mereka. Ada pula yang menyebutkan bahwa nama ibunya adalah Haijal binti Lamusy bin Mutawsyalakh, dan ia merupakan sepupu ayahnya.

Hadis pendukung

Dalam Sunan at-Tirmidzi (no. 3534) diriwayatkan: “Siapa yang memohonkan ampun bagi laki-laki dan perempuan beriman, dicatatkan baginya satu amal kebaikan untuk setiap orang beriman.”

Label
  • #doa Nabi Nuh
  • #ampunan
  • #orang tua
  • #kaum beriman
  • #laki-laki dan perempuan
  • #kezaliman
  • #kehancuran

Cari doa

Cari berdasarkan topik, surah, terjemahan, tafsir, atau teks Arab. Anda dapat mencari dalam bahasa Arab—harakat tidak wajib.

↑ ↓ navigate · ↵ open · esc close Hasil →